Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2015

Karena 25ribu Bisa untuk Beli Buku--antara kesehatan dan pendidikan

Beberapa waktu lalu, saya dan suami mengurus penambahan anggota BPJS, memasukkan Kira ke dalam anggota baru. Ketika pulang, salah seorang tetangga bertanya.
T (tetangga) S (Saya)
T: “Berapa, Bu, paling murah bayarnya?” S: “25ribuan. Katanya sih tadi, mulai ke depannya kalo belum punya BPJS nggak bisa bikin SIM, Paspor, dan apa gitu.” T: “Wah, masak?” S: “Tulisannya sih gitu. Mungkin bukan nggak bisa sama sekali, ya, cuma bakal agak sulit. Nggak daftar, Bu?” T: “Wah, ya 25 dikali 5 (anggota keluarganya 5) ya lumayan, Bu. Setiap bulan.” S: (Agak tersentak) “He…, iya, ya….”
Setelah percakapan itu, saya baru berpikir. Benar juga. Mungkin, 25ribu terlihat tidak seberapa. Tapi, jika anggota keluarga ada banyak, tentu terasa berat. Menyisihkan 125ribu setiap bulan bukan perkara mudah bagi sebagian masyarakat Indonesia. Lebih baik, mereka menyisihkan uang itu untuk biaya pendidikan—yang juga tidak murah.
Lain waktu, salah satu tetangga kecelakaan. Bagian dadanya terhantam setang motor. Kejadiannya sore…